RSS

Latihan Plyometrics Dengan Melompati Box Untuk Membuat Lompatan Lebih Tinggi

Biasanya Thomas Thedy Kurniady [orang yang memperagakan latihan plyometrics dalam video ini] melakukan latihan plyometrics dengan melompati box pada saat offseason [saat tidak ada kegiatan di liga basket] untuk membuat lompatan lebih tinggi.

Plyometrics adalah jenis latihan yang didesign untuk memproduksi pergerakan yang cepat dan kuat, memperbaiki fungsi susunan saraf, dan secara umum digunakan untuk mengembangkan performa dalam berolahraga. Latihan plyometrics dengan melompati box bisa dilakukan dimana saja mulai dari gym, taman, dan pasir [pantai].

Latihan plyometrics dengan melompati box bisa digunakan dengan tujuan untuk membuat lompatan lebih tinggi, berlari lebih cepat dan lincah, dan mengurangi resiko cedera. Jenis latihan plyometrics yang dilakukan bisa disesuaikan tergantung dengan tujuan yang ingin anda dapat masing-masing.

PERINGATAN:

Sebelum melakukan latihan plyometrics, lakukan konsultasi dan dapatkan izin untuk melakukan latihan ini dari dokter. Berlatihlah dengan pelatih professional untuk hasil terbaik dan teraman.

Thomas memberikan tiga nasehat penting untuk menjalankan latihan plyometrics dengan melompati box, yaitu anda membutuhkan determinasi, komitmen, dan tetap berlatih.

Kebanyakan orang berlatih hanya beberapa kali, lalu menyerah [benar-benar stop berlatih] atau berhenti beberapa saat dan berlatih lagi. Sikap latihan seperti itu tidak akan membuat hasil menjadi maksimal. Butuh waktu supaya otot kita bisa terbentuk, dan butuh usaha untuk mempertahankan atau mengembangkan otot-otot kita.

Lakukan latihan plyometrics dengan melompati box dua kali seminggu selama tiga bulan, ISTIRAHAT yang cukup di sela-sela latihan. Setiap tubuh manusia mempunyai badan yang berbeda-beda, jadi respon setiap tubuh manusia akan berbeda terhadap latihan plyometrics dengan melompati box.

Thomas Thedy Kurniady, orang yang memperagakan latihan plyometrics dengan melompati box dalam video ini, diberkati dengan tubuh yang atletis sehingga mampu berlatih setidaknya sekali seminggu. Intensitas latihan yang dilakukan Thomas sangat tinggi.

Lakukan latihan plyometrics dengan melompati box tiga sampai lima set, dimana satu set terdiri dari 10-15 reps [repetisi]. Lakukan basic stretching di sela-sela istirahat sebelum melakukan set berikutnya.

Terakhir, namun juga merupakan hal yang paling penting, lakukan latihan squat [jongkok lalu berdiri] dan latihan beban di gym setidaknya sekali seminggu. Penting untuk menambah latihan beban di sela-sela latihan plyometrics dengan melompati box. Tidak perlu latihan beban dengan intensitas berat, cukup lakukan latihan beban dengan intensitus medium.

Jangan lupa untuk tetap melakukan streching di sela-sela istirahat sebelum melakukan set berikutnya. Ingat untuk selalu melakukan streching, streching, dan streching. Pastinya selalu ada ruang untuk mengembangkan lompatan anda.

Sebenarnya latihan lompat apapun bisa dilakukan untuk membuat lompatan lebih tinggi dan latihan plyometrics ada banyak jenisnya. Latihan plyometrics yang diperagakan Thomas dalam video ini merupakan latihan dasar, yang terbukti berguna untuk membuat lompatan Thomas menjadi lebih tinggi.

Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, hubungi langsung Thomas Thedy Kurniady via account facebooknya. Good luck dengan latihan anda, kami berharap latihan plyometrics dengan melompati box bisa segera membuat lompatan anda lebih tinggi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pentingnya Latihan Endurance, Speed, dan Power Dalam Olahraga Basket Modern

Pentingnya latihan endurance, speed, dan power dalam olahraga basket modern. Mengingat evolusi olahraga permainan bola basket dewasa ini cukup menjadi epidemi di kalangan masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Rasanya sayang kalau hanya menganggap bola basket hanya sekedar permainan pelepas kebosanan seperti pemikiran Naishmith saat pertama kali menciptakan permainan tersebut.

Selain sebagai salah satu sarana hiburan, pemandangan laga dalam setiap drama pertandingan juga menjadi fokus bagi para pengurus cabang olahraga ini untuk lebih produktif dalam hal prestasi. Terbukti dari beberapa kualitas kompetisi mulai dari tingkat nasional bahkan ranah internasionalpun kita mampu unjuk gigi.

Kalau kita berbicara tentang bagaimana meraih sebuah prestasi di bidang basket, kira-kira apa yang terlintas di benak anda apabila kita merancang sebuah tim dengan sebuah target prestasi? Program latihan? Manajemen tim yang baik? Skill pemain yang mumpuni? Kondisi fisik pemain yang bagus? Jam terbang dengan volume besar? Nutrisi dan istirahat seimbang? Rasanya ingin menyamakan suara dengan dengan nada 3/4 dimulai pada ketukan ke-3...Seetuuujuuu!!!

Banyak hal kecil yang menjadi penting dan berarti besar untuk kontribusi sebuah pencapaian prestasi terutama untuk olahraga basket. Karena konon para pelatih ortodok hanya berfikir bahwa seorang pemain basket tidak perlu latihan fisik, yang penting punya skill tinggi.

Basket modern tidak hanya mengkombinasikan faktor teknik, taktik, dan strategi saja, namun jika hal tersebut tidak dibarengi oleh kondisi fisik/stamina yang mengakomodir sebuah performa maximal dalam tiap aksi, rasanya mimpi jadi juara saja dosa!

Permainan bola basket berkembang cukup pesat dekade ini, mulai dari peraturan sampai karakter permainan yang berbingkai speed dan power. So, let's talk about physical training! Bola basket termasuk dalam kombinasi bioenergetic aerobic and anaerobic sport, dengan dominasi anaerobic.

Aerobic (endurance) adalah latihan fisik intensitas rendah dengan durasi panjang dan menggunakan oksigen sebagai metabolisme energi. Latihan ini berguna untuk meningkatkan Vo2max/kapasitas paru-paru dan jantung dalam mengangkut oksigen (O2), sehingga pemain dapat memperagakan kemampuannya dalam durasi lama tanpa mengalami kelelahan. Contoh latihan seperti jogging panjang dengan durasi 30 menit sampai 2 jam.

Sedangkan Anaerobic (speed) adalah kebalikan dari aerobic, yaitu latihan fisik intensitas tinggi dengan durasi singkat tanpa menggunakan oksigen (O2). Karena yang diandalkan pada proses latihan ini adalah cadangan energi/ATP (Adenosin Triposphat) pada otot. Sehingga tingkat kelelahan pada proses ini lebih tinggi karena latihan Anaerobic dapat menimbulkan asam laktat/sisa pembakaran ATP tadi. Contoh latihan Anaerobic adalah sprint/lari jarak pendek durasi singkat.

Selain endurance dan speed, strength atau kekuatan juga menjadi salah satu bahan baku produksi kondisi fisik pada permainan bola basket. Salah satu cara melatih strength adalah dengan melakukan latihan Plyometrics. So, periodisasi latihan kekuatan sudah menjadi konsumsi kekal dalam kontribusi pencapaian peak performance atlet.

Melalui latihan kekuatan, atlet terhindar dari bahaya cidera karena mengalami kondisi hypertropy (pembesaran volume otot) serta menghasilkan antropometri yang proporsional berfungsi untuk bumping/body charge saat offense maupun defense.

Dari ke-3 komponen fisik tersebut harus dilatih dan dijadikan fondasi untuk memperagakan bermacam-macam gerak, karena pada dasarnya gerakan dalam bola basket tidak hanya terdiri dari speed, strength dan endurance saja, masih ada 7 komponen biomotorik lain yang mendukung penampilan pemain saat berlaga di lapangan. Karena basket merupakan ketrampilan terbuka dan multi gerak.

Sedikit kita menilik para pemain profesional NBA yang biasa dijadikan kiblat bagi seluruh pelatih. Sebuah langkah yang membuat pemain lokal kita kalah dengan pemain luar adalah masing-masing pemain NBA sudah mempunyai personal trainer!

"Prinsip pertama dalam permainan bola basket, didasari oleh apa yang dibutuhkan lalu mengembangkan fisik pemain menuju level tertinggi", lansir Dr. James Naismith dalam buku dengan judul 52 weeks Training for Basketball.

Sebegitu pentingnya strength and conditioning di mata NBA dan pakar bola basket. Eheem..Masih mau bilang latihan fisik gak penting?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips Simple Dalam Memilih Sepatu Basket

Tips simple dalam memilih sepatu basket. Bagi seorang pemain basket, sepatu basket merupakan senjata andalan, selain skill inividu dan kekuatan fisik tentunya.

Sebagai senjata andalan, sepatu yang dikenakan tentu saja harus nyaman dipakai. Oleh sebab itu, seorang pemain basket harus benar-benar cermat dalam memilih sepatu. Jangan sampai sepatu yang dikenakan hanya akan menjadi beban dan menggiringnya pada kekalahan.

Jika tidak ingin dimatikan pergerakannya oleh lawan, si pemain basket tentunya harus lincah dalam bergerak ke semua sisi permainan, pergerakan ini tentunya harus didukung oleh sepatu yang mumpuni.

Berikut ini adalah beberapa tips simple dalam memilih sepatu basket:

1. Mampu meredam benturan.

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih sepatu basket adalah, memastikan bahwa sepatu yang anda pilih itu dapat diandalkan dalam mengatasi benturan saat anda melakukan pendaratan setelah melompat.

Jika setelah bermain basket kaki atau bagian lutut belakang anda merasakan sakit, itu artinya sepatu tersebut belum cukup mengatasi benturan.

2. Mampu enopang berat badan

Apabila bagian kaki terasa sakit, atau terlebih lagi bagian lutut dan engkel merasakan sakit, berarti sepatu tersebut, masih belum bisa menahan dampak atau beban tubuh anda.

Jika ini dibiarkan, maka akan berdampak buruk di hari tua. maka pastikan anda memilih sepatu yang dapat menopang atau mampu menahan berat badan anda.

3. Kenyamanan

Sepatu basket yang baik harus memiliki ventilasi agar tidak panas. Agar nyaman dipakai, sebaiknya anda memilih ukuran yang pas dengan ukuran kaki anda. karena jika ada ruang tersisa dalam sepatu, akan kemungkinan akan mendapatkan cedera saat jatuh atau terpleset.

Selain itu sisa ruang dalam sepatu akan memungkinkan pergerakan kaki ke kanan dan ke kiri akan menyebabkan kapalan.

4. Stabililitas

Anda harus memastikan bahwa sol bisa melekat kuat pada permukaan lapangan, atau tidak licin. Dengan sepatu yang melekat, anda dapat melakukan trik spin, dan cross over secara lebih mudah dan lancar.

5. Responsif

Jangan memilih sepatu yang terlalu berat atau bagian sol yang besar, karena ini akan memperlambat gerakan anda. Bagi kebanyakan pebasket profesional, sepatu bukan saja merupakan alas kaki semata, melainkan merupakan salah satu senjata wajib yang mesti diperhatikan dalam suatu pertandingan.

Mudah-mudahan dengan sepatu yang baik, anda dapat memiliki kehebatan seperti Rudy Fernandez di video berikut. Selamat berolahraga!

sumber : anneahira.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Laga Dramatis Pelita Jaya Esia vs Satria Muda Britama

NBL Indonesia 2011-2012 seri enam Jakarta: Pelita Jaya [PJ] Esia VS Satria Muda [SM] Britama Jakarta. Kedua tim bermain dengan tensi tinggi, sama sekali tidak terlihat bahwa SM ingin melepas game ini, walaupun mereka sudah menjadi juara regular season NBL Indonesia 2011-2012.

Penonton pun tetap penuh memadati Hall A Senayan. Fans fanatik dari kedua tim pun bermunculan di venue pertandingan: SM Fanatics dan PJ Holics. PJ mendapat start cepat dengan unggul 21-14 atas SM di kuarter pertama. Guard Kelly Purwanto tidak bermain di pertandingan ini karena cedera.


Zone defense dari Satria Muda tidak bekerja begitu baik melawan Pelita Jaya, yang memasukkan tembakan-tembakan tiga angka dengan menempatkan dua sampai empat shooter mereka di luar [PJ memasukkan 9 dari 18 three points, SM hanya 3-14 di 3FG].

Untungnya SM mempunyai shooter andalan mereka sendiri, yaitu Bona [3-9 3FG, satu-satunya pemain SM yang berhasil memasukkan tembakan tiga angka pada pertandingan ini],. Walaupun Bona tidak memiliki dribble yang bagus untuk menciptakan situasi ataupun defense yang cukup, namun Bona telah berevolusi menjadi seorang shooter yang percaya diri dan bisa diandalkan Satria Muda Britama. Tiga kali Bona memasukkan three points dengan jarak jauh dari garis tiga angka ataupun ketika dijaga dengan tangan di depan muka Bona.

Pelita Jaya sempat unggul sampai 13 points [keunggulan terbesar mereka] atas Satria Muda di dua menit sisa kuarter tiga. Sebenarnya guard Pelita Jaya seperti Erik Sebayang, Ary Chandra, dan Dimas yang bertubuh kecil tidak bisa menghentikan Wisnu [18 points, 5-13 FG, 8-12 FT, 7 rebounds] yang mempunyai frame tubuh yang besar dan tenaga yang kuat. Coach Octa dari SM harusnya mengeksploitasi mismatch ini lebih lagi khususnya melawan PJ, dengan menggunakan Wisnu yang memang berposisi asli PG di Amerika.

Pelita Jaya sendiri menggunakan guard-guard cepat mereka untuk menerobos masuk ke pertahanan zone SM, dan mengkick out bola pada shooter mereka yang berdiri di luar. Guard PJ pun dimasikmalkan oleh coach Rastafari untuk bermain di open court dan menghasilkan points dari fast break, yang memang merupakan kekuatan mereka.

Angin permainan berhembus untuk PJ di kuarter tiga dan empat. SM mencetak 30 points di kuarter dua dan tiga, sementara PJ mencetak 36 points pada selang waktu yang sama.

As usual, SM baru menggunakan Arki untuk bermain di low post di sisa lima menit kuarter keempat [biasanya Arki bermain di perimeter dari kuarter satu sampai tiga] dan giliran Palopo diturunkan Fari untuk menjaga Wisnu.

Margin 13 points keunggulan PJ nyaris lenyap di sisa 36 detik pertandingan, ketika pemain senior SM Welly Situmorang berhasil memasukkan mid range jumper, dan PJ kini hanya unggul satu angka saja. PJ gagal memasukkan bola di possesion berikutnya, dan Dimas malah memfoul Faisal yang bahkan belum sampai ke zona pertahanan PJ.

Dimas memiliki awareness yang buruk mengingat PJ sudah terkenal team foul, dan Faisal langsung melaju ke garis free throw. Dengan mental baja, Faisal berhasil memasukkan dua free throw di bawah tekanan, dan membawa SM unggul 66-65 di sisa 9 detik pertandingan.

Saat keadaan lagi genting seperti ini, coach Fari malah memasukkan........#27 Juliano Gandhi Sucipto?? Gandhi adalah pemain dengan menit bermain paling sedikit di tim Pelita Jaya dan Satria Muda [total satu menit 47 detik].

Gambling coach Fari tersebut ternyata membawa keuntungan untuk PJ ketika Gandhi berhasil mendapatkan dua free throw saat waktu pertandingan habis bersamaan dengan ketika Gandhi difoul saat menshoot bola.

Sekarang semua ada di tangan Gandhi, kalau ia berhasil memasukkan dua free thrownya dan membawa PJ menang, ia akan membuat sang pelatih PJ terlihat jenius. Kalau tidak, ia akan disalahkan dan coach Fari pun akan terkena imbasnya.I need to remind you guys bahwa sepanjang pertandingan, Gandhi gagal memasukkan seluruh tembakannya dari lapangan [0-3 FG].

Dengan muka tersenyum, Gandhi berhasil memasukkan dua free throw dengan tenang dan membawa bench Pelita Jaya melompat kegirangan atas kemenangan mereka ini. Skor akhir adalah 67-66. Basketball Gods sepertinya berpihak pada PJ kali ini, dan tentunya value Gandhi sebagai seorang pemain pasti akan naik setelah berhasil membawa kemenangan buat timnya di saat berada dalam tekanan tinggi. Congrats to PJ, congrats to Gandhi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Latihan Dasar Bola Basket bagi Pemula

Latihan dasar untuk pemula adalah sbb:
Dribble yang benar:
1) Anda harus bisa mendribble bola dengan tangan kanan atau kiri sampai benar2 menguasainya.
2) Jangan menundukkan kepala sewaktu mendribble bola karena pandangan seorang pemain basket harus selalu mencari posisi yang tepat untuk menghindari sergapan lawan dan mengoper bola ke tim mainnya, jadi bukan fokus ke arah bola.
3) Setelah anda bisa menguasai dribble, anda harus belajar melakukan pertahanan, karena kalau anda tidak bisa, bola mudah direbut oleh lawan nantinya. Caranya tangan kiri rata dengan dada menjulur ke arah lawan sehingga lawan tidak bisa mengambilnya.

Shooting yang benar:
1) Anda pegang bola tersebut dengan 2 tangan supaya shoot tersebut bisa terarah dgn baik.
2) Setelah itu angkat bola sampai di depan muka, tetapi agak ke atas sedikit, lalu anda arahkan bola tersebut ke ring. Pastikan bola diarahkan ke arah ruang segi empat di area jaring basket dan kedua kaki mengarah ke posisi ring basket.
3) Shooting yang baik itu dengan menggunakan tangan kanan, yang kiri hanya untuk mengarahkan saja.

4) Waktu melempar bola, tenaga harus datang dari kedua kaki bukan tangan, dan badanpun harus mengikuti gerakan menembak. Yang jelas latihan menembak harus sering anda lakukan karena sehebat apapun defender (pemain penahan) menjaga di samping anda sewaktu pertandingan tidak akan banyak menolong anda.
Passing:
Anda harus selalu siap dan tidak hanya asal cepat mengoper bola ke teman anda tapi harus dapat memperkirakan apakah teman anda nantinya bisa menangkapnya. Kalau ada lawan yang menghalangi jalan, pastikan anda mengarahkan temen anda ke mana mereka akan berlari supaya mereka tidak terlambat sewaktu menangkap bola operan anda. Sehabis mengoper bola, anda harus terus bergerak supaya anda siap untuk bermain lagi. Kalau bisa, anda berdiri dekat ring basket supaya teman anda bisa mengoper bola lagi dan anda tinggal melayup buat memasukkan bola karena lawan anda akan berhenti sejenak dan mengalihkan perhatiannya setelah anda mengoper bola ke teman anda. Sewaktu teman anda memegang bola, jagalah jalur lemparan supaya mereka mudah mengoper bola ke arah anda.
Rebounding:
Anda harus bisa menjauhkan bola dari jaring selagi bola mental sewaktu rebound. Kalau tidak, lawan anda punya kesempatan untuk merebut bola. Menjauhkan bola paling penting waktu anda dalam posisi bertahan. Anda juga harus tahu waktu lawan anda bermain bertahan, dan sewaktu tembakan ke jaring terjadi, anda harus cepat-cepat mendekat ke jaring supaya bisa memasukkan bola. Rebounders yang bagus biasanya ahli mengalihkan bola karena dengan begitu teman anda punya kesempatan merebut bola jika anda tidak dapat menguasainya.
sumber: http://gayul.wordpress.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara Meningkatkan Tinggi Lompatan

1. Kontrol & Stabilitas: Sebelum Anda dapat mengembangkan jumlah tinggi kekuasaan, penting untuk memiliki baik jumlah kontrol berat badan Anda, dan untuk dapat mengontrol beban minimal. Ketika belajar gerakan baru, penting untuk terlebih dahulu fokus pada koordinasi dan gerakan itu sendiri untuk belajar bentuk yang benar dan menghindari kebiasaan buruk.
2. Range of Motion: Juga mengacu pada fleksibilitas. Anda harus memiliki tingkat fleksibilitas tertentu untuk menghindari cedera dan untuk memaksimalkan kinerja.Ketika datang untuk melompat vertikal, jika pergelangan kaki, betis, atau paha depan sangat ketat, maka itu berpotensi menyebabkan
luka serius. Di sisi lain, tidak sangat berguna dan dapat sebenarnya merugikan memiliki gelar yang sangat tinggi fleksibilitas, sehingga tidak ada kebutuhan untuk program pelatihan Anda untuk memiliki fokus utama pada fleksibilitas.

3. Kekuatan maksimum atau Absolute: Fokus di sini adalah untuk meningkatkan keluaran tenaga maksimum otot. Hal ini dilakukan dengan mengangkat beban maksimum dan menggunakan beban progresif sehingga Anda semakin dapat meningkatkan beban maksimum yang dapat mengangkat dari satu latihan ke yang berikutnya atau dari satu minggu ke depan. Ini datang setelah kontrol dan stabilitas untuk satu alasan: Jika Anda belum pernah dieksekusi gerakan sebelumnya dalam hidup Anda (seperti jongkok), maka ada risiko tinggi, Anda akan melukai diri sendiri.Untuk itu, penting untuk fokus pada belajar gerakan menggunakan beban yang lebih rendah sebelum Anda bisa secara bertahap menambah beban lebih dan muka terhadap latihan kekuatan maksimal.
4. Daya Maksimum atau Absolute Power dapat didefinisikan sebagai (kecepatan x force). Fokus di sini adalah untuk idealnya mengeluarkan kekuatan lebih dalam waktu kurang sehingga Anda dapat melompat lebih tinggi. Hal ini penting karena lompatan vertikal memakan waktu sekitar 0,2 detik untuk mengeksekusi, yang d sehingga Anda hanya dapat menggunakan bagian dari kekuatan maksimum Anda. Semua jenis pelatihan dapat mencakup pelatihan tenaga listrik sepanjang Anda bekerja melawan beban dan Anda mencoba untuk memindahkan beban cepat, meskipun beberapa bisa kurang efektif daripada yang lain. Ini juga dapat disebut sebagai laju pembangunan kekuatan.
5. Gerakan Kekuatan Mulai: Ini mengacu pada kemampuan untuk menerapkan sejumlah kekuatan tinggi pada awal gerakan. Seperti kualitas kekuatan lain, dapat dilatih dan ditingkatkan, dan tujuannya adalah untuk memungkinkan otot-otot Anda untuk menembak secara lebih cepat.
6. Penyerapan Angkatan: Selama lompatan vertikal, ada jumlah tinggi kekuatan eksentrik dihasilkan ketika Anda mencelupkan ke bawah, dan kemampuan untuk menyerap dan menstabilkan kekuatan-kekuatan ini merupakan langkah penting dalam mengembangkan daya plyometric baik. Ini adalah prasyarat untuk kualitas berikutnya: pelatihan reaktif.
7. Pelatihan Reaktif: Fokusnya adalah untuk meningkatkan kekuatan reaktif Anda, atau dikenal sebagai kekuatan plyometric atau kekuatan elastis. Ini adalah hasil untuk dapat melepaskan jumlah yang tinggi dari energi yang diserap karena gaya eksentrik dihasilkan selama gerakan negatif dari gerakan tertentu. Ini adalah kualitas kekuatan yang sangat trainable, dan membuat bagian penting dari kinerja dalam setiap upaya atletik, terutama ketika ingin meningkatkan melompat vertikal Anda. Kombinasi dari kedua penyerapan kekuatan dan pelatihan reaktif (latihan tertentu dapat melatih keduanya pada saat yang sama) membentuk apa atlet banyak yang tahu pelatihan plyometric.Pelatihan reaktif lebih merupakan topik besar karena ada perbedaan-perbedaan dalam cara Anda melatih untuk gerakan yang berbeda: kaki tunggal berjalan melompat vertikal atau sprint membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk beralih dari eksentrik untuk gerakan konsentris, dan bisa mendapatkan keuntungan dari lebih cepat plyometric latihan.
8. Pelatihan Gerakan: Semua pelatihan yang Anda tidak mungkin membawa kepada keuntungan optimal tanpa melatih gerakan itu sendiri. Untuk melompat lebih tinggi, Anda harus benar-benar melompat. Praktek membuat sempurna, tubuh Anda akan menyesuaikan dengan kebutuhan melompat. Selain itu, ini akan mengembangkan link-untuk-otot optimal yang akan menerjemahkan untuk lompatan yang lebih baik vertikal.
Ini mencakup kualitas kinerja kunci yang akan membantu Anda meningkatkan lompatan vertikal. Penting untuk dicatat bahwa mereka tidak saling eksklusif, dan tidak ada ketat dalam isolasi, dan sebagai gantinya, mereka membuat kombinasi untuk kemampuan atletik besar dan lebih khusus lagi, lompatan vertikal tinggi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aksi Dunk DI NBL 2012

Slam dunk adalah salah satu trik yang paling sulit di permainan bola basket, tidak semua pemain basket melakukan trik ini kebanyakan hanya mereka yang bertubuh tinggi dan mempunyai locatan yang tinggi.Selain itu trik ini juga memerlukan teknik yang tinggi, ketepatan dan konsentrasi. Dan salah satunya yang bisa melakukannya adalah pemain dari Dell Aspac Jakarta : Muhammad Isman Thoyib yang memiliki tinggi badan 201 cm ,


tapi selain dia masih ada pemain dari NBL yang dapat melakukanya seperti Agustinus Indrajaya dari CLS Knihts dan Vamiga Michel dari Satria Muda Britama
Berikut beberapa aksi dunk yang dilakukan pemain – pemain NBL :
video

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS